Media Sosial dan Politik

Kemarin ada seorang teman yang minta tolong dikomentari artikelnya mengenai politik dan pemanfaatan media, eksplisitnya mungkin penggunaan media sosial dalam kampanye. Nah, saya coba mengemukakan pendapat saja bahwa politik itu tidak ‘semudah’ jualan cireng secara online. Relatif, mudah bagi yang berduit dan susah bagi yang tidak berduit, ini praktik aktualnya.

Perkembangan ilmu politik tidak menafikkan cumbu rayu disiplin ilmu yang lain. Fakta terbaru adalah suksesnya pendekatan marketing dalam mewarnai segala tindakan politik dalam rangka perebutan kursi-kursi kekuasaan, penggunaan strategi-strategi komunikasi untuk mempengaruhi khalayak dalam penggiringan persepsi publik. Booming pemanfaatan media sosial terjadi ketika Obama nampang narsis di Facebook,  Youtube, dan media lain. Efisien? ya!, efektif? ya, terbukti dengan Obama. Relevan? tentu ya, apalagi di zaman mega digital sekarang. Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga dunia, bagaimana dengan Indonesia yang notabene penikmat dan juga pasar gadget besar di dunia. Berdasarkan informasi dari merdeka.com, lembaga survei Ipsos dan Reuters telah mengadakan survei tentang penggunaan Facebook dan Twitter. Jajak pendapat itu menggunakan 19.216 responden di 24 negara, yakni Argentina, Australia, Belgia, Brasil, Kanada, RRC, Prancis, Jerman, Inggris, Hungaria, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Polandia, Russia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Spanyol, Swedia, Turki, dan Amerika Serikat. Menurut survei itu, delapan dari 10 orang Indonesia mengunjungi situs media sosial setiap hari. Nah, Indonesia dahsyat bukan?! Teknologi adalah tools yang relevan untuk demokrasi Indonesia untuk saat ini.

SBY, pada Bali Democracy Forum IV yang secara khusus menyebutkan bahwa media sosial adalah tantangan demokrasi di abad 21 ini (JPPNN.Com, 9 Desember 2011). Salah satu definisi kata tantangan menurut Kamus Bahasa Indonesia adalah hal atau objek yg menggugah tekad untuk meningkatkan kemampuan mengatasi masalah. Itu dia, menggunggah para paolitisi untuk menang dengan pemanfaatan media sosial. Bagaimana bisa menjadi tantangan bukankah peluang? Bagaimana kalau kita asumsikan bahwa teknologi adalah produk dari peradaban manusia dan politik adalah design peradaban? Kedua hal ini sifatnya melengkapi dan bukan untuk meniadakan.

Asumsi yang saya kemukakan di atas – politik itu mudah bagi yang berduit dan susah bagi yang tidak berduit – sekarang sudah bergeser. Tapi politik itu mudah bagi yang cerdas, cerdas memaksimalkan sumber daya yang dimiliki. Nah, media sosial itu common pool resource, produk dari peradaban. Tidak ada politisi yang bisa mengklaim bisa mendominasi penggunaan teknologi, melainkan punya peluang yang sama dalam pemanfaataannya. Tinggal orang itu cerdas atau tidak saja.

Di dalam ilmu ekonomi, teknologi dapat meningkatkan pertumbuhan atau output, memangkas tenaga konvensional, dan mempersingkat waktu penyelesaian. Di dalam politik pemanfaatan teknologi harusnya juga begitu. Dengan menggunakan media sosial, harusnya si calon dapat menghemat sumber daya yang lain, baik itu manusia atau dana. Dan yang terpenting media sosial dapat menjadi pemecah asimetris informasi yang belakangan terjadi di setiap kontes pemilihan langsung. Banyak yang beli kucing dalam karung, pencitraan yang dilakukan beda dengan kondisi sebenarnya.

Konteks Indonesia, sekarang masalahnya apakah peningkatan penggunaan media sosial juga diiringi dengan peningkatan kecerdasan (pemanfaatan)? Atau kita bangsa Indonesia ini hanya korban dari peradaban, hanya menjadi pasar terbesar gadget saja? Janganlah! Wong Pak Beye aja sudah punya twitter, sekarang sama-sama kita pikirkan dan pecahkan bagaimana pendapatan saudara-saudara kita dipelosok bisa meningkat, agar mereka melek pendidikan, melek teknologi, melek politik. Mari kita sejahtera bersama, karena sejahtera itu bukan hanya untuk yang paham media sosial saja.

Putra Dwitama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s